PASCAH PERKEMBANGAN SOSIAL TAHUN 1957-1969
MEMPENGARUHI BUDAYA DAN ADAT-ISTIADAT
DI PAPUA
A. Latar
belakang
Seperti kita ketahui bahwa, kebudayaan
mempunyai fungsi yang sangat besardankuat
bagi manusia juga masyarakat dalam suatu
lingkup atau wilayah tertentu. Namun
kebudayaan dalam suatu suku bangsa itu tidak selalu konsisten dalam
mempertahankan identitas, sebab tentu sajaakan dipengaruhi oleh adanya beberapa
kekuatan-kekuatan lain. Kekuatan-kekuatan yang dimaksuddisiniadalahpengaruhbudayaluarbaikituAgama,
pemerintahdankebudayaanlainya.Bermacam macam
kekuatan yang harus dihadapi masyarakat selain kekuatan alam, dan kekuatan kekuatan dari dalam masyarakat itu sendiri yang tidak selalu
berjalan lurus atau tidak selalu baik, artinya akan mengalami perubahan. Dengan demikian dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara, budaya sangat berperan penting dalam
menentukan identitas dan asal usul suatu Bangsa tertentu.Melihat hal itu dapat
kita sadari pula, bahwa manusia dan kebudayaan merupakan suatu kesatuan yang
tidak terpisahkan, dan juga manusia itu sendiri
merupakan pendukung kebudyaan. Sekalipun manusia mati tetapi kebudayaan
yang dimilikinya akan diwariskan untuk keturunannya.
Dilihatdaricakupanluasnya,
Indonesia merupakan sebuah Negara
yang dikelilingi oleh laut-laut besar dimana diantara laut itu terdapat pulau-pulau.
Namun pulau pulau ini kemudian sambung–menyambung
menjadi satu, atau dengan kata lain
bahwa semua pulau pulau itu dapat disatukan oleh laut. Dengan adanya laut yang
berperan sebagai jembatan penghubung antar pulau pulau di Nusantara. Sehingga
Indonesia merupakan Negara kumpulan pulau dengan memiliki beraneka ragam budaya, bahasa, suku
bangsa, adat istiadat yang berbeda dan mempunyai satu ideologi yaitu Bineka
Tunggal Ika, yang artinya berbeda beda tetapi tetap satu jua.
Berdasarkan pernyataan tersbut diatas
bahwa, Indonesia adalah merupakan Negara kesatuan kepulauan yang memiliki
beraneka ragam Suku bangsa, budaya, adat istiadat dan bahasa.Maka dalam penulisan skripsi ini penulis akan menulis
tentang budaya dan adat istiadat manusia
Aplim Apom Kabupaten Pegunungan Bintang .Namun penulisan iskripsi ini secara
khusus akan menulis tentang keberadaan manusia Aplim Apom sertabudayanyayang pada awalnya memiliki keteraturan hidup yang
sangat kondusip, aman dan damai. Dengan perangkat pendukungnya seperti, Tuhan, Alam, Manusia dan, Hukum. Hingga pada akhirnya
terjadi kemerosotan bahkan terjadi
kerusakan budaya, lingkungan dan lain-lain yang disebabkan karena, Pascah
perkembangan sosial dimana hal ini menyebabkan terjdinya perubahan sosial
secara drastis.
Alasan dari pada topik skripsi diatas
adalah untuk mengungkap beberapa perubahan yang terjdi akibat perkembangan
sosial, sistem kepercayaan, kehidupan sosial, ekonomi, hukum dan lain-lain. Seperti
Allah dan Hukum yang mereka sembah dan
patuhi sebelum pacah perkembangan mulai masuk, kemudian mengubah semua pola
hidup masyarakat Pegunungan Bintang.Supaya lebih jelas mengenai masalah yang
akan dibicarakan ini bahwa, pada awalnya Masyarakat pegunungan bintang ini
mempunyai Tuhan dan mereka yakini bahwa Dialah yang menciptakan alam semesta
serta segala isinya termasuk manusia, lalu menempatkan mereka menurut suku di
seluruh wilayah pegunungan bintang yaitu Atangki.Sedangkan dari segi Hukumnya
juga sudah ada sebelum hukum formal dimana hukum ini diciptakan oleh masyarakat
pegunungan bintang sendiri yang lahir
dari kebiasaan dan adat isti adatnya.Hukum yang diciptakan ini mempunyai sanksi
yang tegas dan bertujuan membawa suatu keserasian dan memperhatikan hal hal yang berkaitan dengan keadaan lahiriah maupun batiniah
masyarakat pegunungan bintang itu sendiri.Kemudian hubungan alam dengan
masyarakat pegunungan bintangjuga perlu kita ketahui. Sebab sebelum masuknya
pascah perkembangan sosial masyarakat pegunungan bintang ini sangat dekat
hubungannya dengan alam. Dimana alam ini sudah menyiapkan dan melengkapi segala
kebutuhan hidup mereka.Oleh karena itu
manusia juga sadar bahwa, manusia hanya bisa hidup dan mengembangkan
kehidupannya karena alam dan sumber dayanya. Dengan demikian, tanpa alam dan
sumber dayanya, manusia tidak mungkin bisa hidup dan bahkan bisa dikatakan
tidak pernah ada. Hal inilah yang juga dipahami oleh masyarakat pegunungan
bintang dimana alam ini sangat bermanfaat demi kelangsungan hidup masyarakat
tersebut.
Ada dua faktor yang menyebabkan
terjadinya perubahan sosialdan budaya padapascahperkembangan,yaitufaktor
internal danfaktoreksternal. Faktor internal yang dimaksudkan disini adalah Pemerintahdanpenerapansistemnyasedangkan faktor eksternalnya adalahAgama danDoktrinya. Karena dari kedua faktor ini membuat masyarakat pegunungan
bintang mengalami kemajuan juga
sekaligus mengalami kemunduran. Dengan demikian dalam penulisan Skripsi ini,penulis
akan membahas secara khusus mengenai pascah perkembangan sosial yang
menyebabkan masyarakat pegunungan bintang itu kehilangan nilai nilai kebudayaannya.
Dalam hal ini terjadinya pergeseran adat istiadat. Dan juga terjadinya perampasan,
percabutan dan pengabaian hak hak masyarakat adat terhadap sumberdaya alamnya
yang disebabkan karena pascah perkembangan sosial tersebut.
A. RumusanMasalah
Mengacu
pada latar belakang pemikiran yang saya paparkan diatas, maka penulis
mengangkat tiga
masalah yang sangat mendasar dalampenulisanskripsi
ini adalah.
1) Bagaimana kehidupan sosial dan budaya
masyarakat sebulum pascah perkembangan
2) Apa
yang terjadisetelah
pascah perkembagan itu mulai masuk
3) Bagaimana kondisi sosial dan budaya
masyarakat pegunungan bintang pada masa
kini
1. RuangLungkupPenelitian
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah, maka
ruang lingkup permasalahadibatasi baik secara tematis,spasial maupun temporal
serta keilmuan.Berdasarkan
pertimbangan,
bahwa cakupan masalah dalam penelitian ini sangat kompleks dan agar penelitian
ini lebih terfokus pada titik persoalan,guna menjawab substansi permasalahan
secara memadai.Hal ini
sangat diperlukan, karena dengan batasan tersebut, penulisan skripsiini dapat terhindar
dari hal-hal yang tidak ada relevansinya dengan permasalahan yang ditulis. Jika
hal ini tidak digunakan, akibatnya analisis yang dihasilkan akan bersifat
lemah.
Secara spasial,Penelitian dalamrangkapenulisanskripsiiniakan dilakukan di Papua, tepatnya di PegununganBintangyang dijadikan
lokasi penelitian guna memperoleh informasi yang lebih mendalam mengenai objek
kajian ini.
Secara tematis, sesuai dengan pernayataan masalah, maka
fokus penelitian ini adalahPascahmasuknya
perkembangan
sosial dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat
Pegunungan Bintang.
Pembahasaniniakandimulaidenganlatarbelakangpascahmasuknyaperkembangan
sosialdalamkehidupanmasyarakatPegunungan
Bintang,
dalamkontekskebudayaan.LaluakanmembahasmengenaiBagaimanakehidupan sosial dan budaya
masyarakat pegunungan bintang sebelum pascah perkembagan sosial.
KemudianApa yang
terjadi ketika pascah perkembangan sosial itu masuk dalam kehidupan sisial
masyarakat tersebut. Dan juga, Bagaimanakondisi kehidupan sosial dan budaya
masyarakat tersebut pada masa kini
Sedangkan batasan temporalnya
adalah sejak tahun 1957 samapi
dengan tahun 1969 dimana
pada masa ini merupakan kontak awal
sejarah masayarakatpegunungan bintang dengan sistem kehidupan sosial dan budaya yang baru.
Dari lingkup keilmuan, penelitian
dalam rangka penulisan skripsi ini dapat digolongkan ke dalam disiplin ilmu sejarah, karena disiplin ilmu
sejarah ini mempelajari dinamika dan perkembanganjugaperubahanpola-pola kehidupan
manusia pada masa lampau. Dengan demikian ilmu sejarah mempunyai beberapa
lapangan khusus dalam mendekati obyek sejarah, seperti sejarah sosial, sejarah
militer, sejarah politik, sejarah kebudayaan dan sebagainya.
Mengingat masalah yang dikaji dalam
penelitian skripsi ini terkait dengan eksistensi, dinamika, dan perkembangansosialmasyarakatadat. Maka lingkup
keilmuan penelitian dalam rangka penulisan skripsi ini termasuk dalam kategori
sejarah sosialdankebudayaan.
2.
TujuanPenelitian
a)
TujuanPenelitianPraktis
Berdasarkan latar belakang dan rumusanmasalah yang telah
dipaparkan diatas, maka tujuan penelitian praktis dari penulisan skripsi ini
adalah sebagai berikut:
Ø Untuk
mengetahui keberadaandankehidupansosialserta
budaya masyarakat
pegunungan bintang.
Ø Untuk
mengetahui keberadaandankehidupansosialmasyarakatpegunungan
bintang setelah mengenal sistem kehidupan yang baru.
b)
TujuanPenelitianAkademis
Berdasarkan latar belakang dan rumusanmasalah yang telah
dipaparkan diatas, maka tujuan penelitian akademis dari penulisan skripsi ini
adalah sebagai berikut:
Ø
Untukmengetahuibagaimanakehidupan
sosial dan budaya masyarakat pegunungan bintang sebelumpascah perkembangan
sosial.
Ø
Apadampaknya
dari pascah perkembangn sosial terhadapkehidupansosial
dan budaya masyarakatpegunungan
bintang.
3.
ManfaatPenelitian
a). ManfaatPenelitianPraktis
Manfaat
praktis yang diperoleh dari penelitian dan penulisanskripsi ini adalah:
Ø
Manfaat penelitian ini dapat memberikan
suatu sumbangan pemeikiran kepada masyarakat Papua pada umumnya.
Ø
Dapat memberikan suatu pengetahuan untuk
mengembangkan ilmu agar dapat membandingkan
antara teori yang ada dan fakta yang terjadi
Ø Memperkaya
penulisan citra sejarah lokal.
Ø Memberikan
kesadaran kepada Masyarakat Adat lain juga untuk dapat diwujudkan dengan lebih
meningkatkan penghasilan karya-karya, yang akan dikenang sepanjang zaman
termasuk hasil tulisan ilmiah.
b). ManfaatPenelitianAkademis
Manfaat
penelitian akademis yang diperoleh dari penelitian dan penulisan skripsi ini
adalah:
Ø
Metode bagi ilmu pengetahuan yang dapat
memberikan sumbangan pemikiran ilmu sejarah terlebih khusus sejarah perkembangansosial Papua yang di
kotribusi oleh Masyarakatpegunungan
bintang
Ø
Dapat memberikan suatu pengetuan bagi
peneliti peneliti selanjutnya.
Ø
Diharapkan agar hasil penelitian ini
dapat dijadikan bahan referensi bagi penulisan selanjutnya dalam mengkaji yang
relevan mengenai sejarah perkembangansosialdankebudayaan selanjutnya.
B.
TinjauanPustaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar