Senin, 16 Juni 2014

JUDUL SKRIPSI BELUM KOMPLIT


PASCAH PERKEMBANGAN SOSIAL TAHUN 1957-1969
MEMPENGARUHI BUDAYA DAN ADAT-ISTIADAT
MASYARAKAT PEGUNUNGAN BINTANG
DI PAPUA
A.     Latar belakang
Seperti kita ketahui bahwa, kebudayaan mempunyai fungsi yang sangat besardankuat bagi manusia juga masyarakat dalam suatu lingkup atau wilayah tertentu. Namun kebudayaan dalam suatu suku bangsa itu tidak selalu konsisten dalam mempertahankan identitas, sebab tentu sajaakan dipengaruhi oleh adanya beberapa kekuatan-kekuatan lain. Kekuatan-kekuatan yang dimaksuddisiniadalahpengaruhbudayaluarbaikituAgama, pemerintahdankebudayaanlainya.Bermacam macam kekuatan yang harus dihadapi masyarakat selain kekuatan alam, dan kekuatan kekuatan dari dalam masyarakat itu sendiri yang tidak selalu berjalan lurus atau tidak selalu baik, artinya akan mengalami perubahan. Dengan demikian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, budaya sangat berperan penting dalam menentukan identitas dan asal usul suatu Bangsa tertentu.Melihat hal itu dapat kita sadari pula, bahwa manusia dan kebudayaan merupakan suatu kesatuan yang tidak terpisahkan, dan juga manusia itu sendiri  merupakan pendukung kebudyaan. Sekalipun manusia mati tetapi kebudayaan yang dimilikinya akan diwariskan untuk keturunannya.
Dilihatdaricakupanluasnya, Indonesia merupakan sebuah Negara yang dikelilingi oleh laut-laut besar dimana diantara laut itu terdapat pulau-pulau. Namun  pulau pulau ini kemudian sambung–menyambung menjadi satu, atau dengan kata lain bahwa semua pulau pulau itu dapat disatukan oleh laut. Dengan adanya laut yang berperan sebagai jembatan penghubung antar pulau pulau di Nusantara. Sehingga Indonesia merupakan Negara kumpulan pulau dengan  memiliki beraneka ragam budaya, bahasa, suku bangsa, adat istiadat yang berbeda dan mempunyai satu ideologi yaitu Bineka Tunggal Ika, yang artinya berbeda beda tetapi tetap satu jua.
Berdasarkan pernyataan tersbut diatas bahwa, Indonesia adalah merupakan Negara kesatuan kepulauan yang memiliki beraneka ragam Suku bangsa, budaya, adat istiadat dan bahasa.Maka dalam penulisan skripsi ini penulis akan menulis tentang budaya dan  adat istiadat manusia Aplim Apom Kabupaten Pegunungan Bintang .Namun penulisan iskripsi ini secara khusus akan menulis tentang keberadaan manusia Aplim Apom sertabudayanyayang pada awalnya memiliki keteraturan hidup yang sangat kondusip, aman dan damai. Dengan perangkat pendukungnya seperti, Tuhan,  Alam, Manusia dan, Hukum. Hingga pada akhirnya terjadi kemerosotan  bahkan terjadi kerusakan budaya, lingkungan dan lain-lain yang disebabkan karena, Pascah perkembangan sosial dimana hal ini menyebabkan terjdinya perubahan sosial secara drastis.
Alasan dari pada topik skripsi diatas adalah untuk mengungkap beberapa perubahan yang terjdi akibat perkembangan sosial, sistem kepercayaan, kehidupan sosial, ekonomi, hukum dan lain-lain. Seperti Allah  dan Hukum yang mereka sembah dan patuhi sebelum pacah perkembangan mulai masuk, kemudian mengubah semua pola hidup masyarakat Pegunungan Bintang.Supaya lebih jelas mengenai masalah yang akan dibicarakan ini bahwa, pada awalnya Masyarakat pegunungan bintang ini mempunyai Tuhan dan mereka yakini bahwa Dialah yang menciptakan alam semesta serta segala isinya termasuk manusia, lalu menempatkan mereka menurut suku di seluruh wilayah pegunungan bintang yaitu Atangki.Sedangkan dari segi Hukumnya juga sudah ada sebelum hukum formal dimana hukum ini diciptakan oleh masyarakat pegunungan bintang  sendiri yang lahir dari kebiasaan dan adat isti adatnya.Hukum yang diciptakan ini mempunyai sanksi yang tegas dan bertujuan  membawa  suatu keserasian  dan memperhatikan hal hal yang berkaitan  dengan keadaan lahiriah maupun batiniah masyarakat pegunungan bintang itu sendiri.Kemudian hubungan alam dengan masyarakat pegunungan bintangjuga perlu kita ketahui. Sebab sebelum masuknya pascah perkembangan sosial masyarakat pegunungan bintang ini sangat dekat hubungannya dengan alam. Dimana alam ini sudah menyiapkan dan melengkapi segala kebutuhan hidup mereka.Oleh karena itu manusia juga sadar bahwa, manusia hanya bisa hidup dan mengembangkan kehidupannya karena alam dan sumber dayanya. Dengan demikian, tanpa alam dan sumber dayanya, manusia tidak mungkin bisa hidup dan bahkan bisa dikatakan tidak pernah ada. Hal inilah yang juga dipahami oleh masyarakat pegunungan bintang dimana alam ini sangat bermanfaat demi kelangsungan hidup masyarakat tersebut.
Ada dua faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan sosialdan budaya padapascahperkembangan,yaitufaktor internal danfaktoreksternal. Faktor internal yang dimaksudkan disini adalah Pemerintahdanpenerapansistemnyasedangkan faktor eksternalnya adalahAgama danDoktrinya. Karena dari kedua faktor ini membuat masyarakat pegunungan bintang mengalami kemajuan  juga sekaligus mengalami kemunduran. Dengan demikian dalam penulisan Skripsi ini,penulis akan membahas secara khusus mengenai pascah perkembangan sosial yang menyebabkan masyarakat pegunungan bintang itu kehilangan nilai nilai kebudayaannya. Dalam hal ini terjadinya pergeseran adat istiadat. Dan juga terjadinya perampasan, percabutan dan pengabaian hak hak masyarakat adat terhadap sumberdaya alamnya yang disebabkan karena pascah perkembangan sosial tersebut.
A.     RumusanMasalah
Mengacu pada latar belakang pemikiran yang saya paparkan diatas, maka penulis mengangkat tiga masalah yang sangat mendasar dalampenulisanskripsi ini adalah.
1)      Bagaimana kehidupan sosial dan budaya masyarakat sebulum pascah perkembangan
2)      Apa yang terjadisetelah pascah perkembagan itu mulai masuk
3)      Bagaimana kondisi sosial dan budaya masyarakat pegunungan bintang pada  masa kini
1.      RuangLungkupPenelitian
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah, maka ruang lingkup permasalahadibatasi baik secara tematis,spasial maupun temporal serta keilmuan.Berdasarkan pertimbangan, bahwa cakupan masalah dalam penelitian ini sangat kompleks dan agar penelitian ini lebih terfokus pada titik persoalan,guna menjawab substansi permasalahan secara memadai.Hal ini sangat diperlukan, karena dengan batasan tersebut, penulisan skripsiini dapat terhindar dari hal-hal yang tidak ada relevansinya dengan permasalahan yang ditulis. Jika hal ini tidak digunakan, akibatnya analisis yang dihasilkan akan bersifat lemah.
Secara spasial,Penelitian dalamrangkapenulisanskripsiiniakan dilakukan di Papua, tepatnya di PegununganBintangyang dijadikan lokasi penelitian guna memperoleh informasi yang lebih mendalam mengenai objek kajian ini.
Secara tematis, sesuai dengan pernayataan masalah, maka fokus penelitian ini adalahPascahmasuknya perkembangan sosial dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat Pegunungan Bintang. Pembahasaniniakandimulaidenganlatarbelakangpascahmasuknyaperkembangan sosialdalamkehidupanmasyarakatPegunungan Bintang, dalamkontekskebudayaan.LaluakanmembahasmengenaiBagaimanakehidupan sosial dan budaya masyarakat pegunungan bintang sebelum pascah perkembagan sosial. KemudianApa yang terjadi ketika pascah perkembangan sosial itu masuk dalam kehidupan sisial masyarakat tersebut. Dan juga, Bagaimanakondisi kehidupan sosial dan budaya masyarakat tersebut pada masa kini
Sedangkan batasan temporalnya adalah sejak tahun 1957 samapi dengan tahun 1969 dimana pada masa ini merupakan kontak awal  sejarah masayarakatpegunungan bintang dengan sistem kehidupan  sosial dan budaya yang baru.


Dari lingkup keilmuan, penelitian dalam rangka penulisan skripsi ini dapat digolongkan ke dalam disiplin ilmu sejarah, karena disiplin ilmu sejarah ini mempelajari dinamika dan perkembanganjugaperubahanpola-pola kehidupan manusia pada masa lampau. Dengan demikian ilmu sejarah mempunyai beberapa lapangan khusus dalam mendekati obyek sejarah, seperti sejarah sosial, sejarah militer, sejarah politik, sejarah kebudayaan dan sebagainya.
Mengingat masalah yang dikaji dalam penelitian skripsi ini terkait dengan eksistensi, dinamika, dan perkembangansosialmasyarakatadat. Maka lingkup keilmuan penelitian dalam rangka penulisan skripsi ini termasuk dalam kategori sejarah sosialdankebudayaan.
2.      TujuanPenelitian
a)      TujuanPenelitianPraktis
Berdasarkan latar belakang dan rumusanmasalah yang telah dipaparkan diatas, maka tujuan penelitian praktis dari penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut:
Ø  Untuk mengetahui keberadaandankehidupansosialserta budaya masyarakat pegunungan bintang.
Ø  Untuk mengetahui keberadaandankehidupansosialmasyarakatpegunungan bintang setelah mengenal sistem kehidupan yang baru.
b)   TujuanPenelitianAkademis
Berdasarkan latar belakang dan rumusanmasalah yang telah dipaparkan diatas, maka tujuan penelitian akademis dari penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut:
Ø  Untukmengetahuibagaimanakehidupan sosial dan budaya masyarakat pegunungan bintang sebelumpascah perkembangan sosial.
Ø  Apadampaknya dari pascah perkembangn sosial terhadapkehidupansosial dan budaya masyarakatpegunungan bintang.


3.      ManfaatPenelitian
a). ManfaatPenelitianPraktis
Manfaat praktis yang diperoleh dari penelitian dan penulisanskripsi ini adalah:
Ø  Manfaat penelitian ini dapat memberikan suatu sumbangan pemeikiran kepada masyarakat Papua pada umumnya.
Ø  Dapat memberikan suatu pengetahuan untuk mengembangkan ilmu agar dapat membandingkan  antara teori yang ada dan fakta yang terjadi
Ø  Memperkaya penulisan citra sejarah lokal.
Ø  Memberikan kesadaran kepada Masyarakat Adat lain juga untuk dapat diwujudkan dengan lebih meningkatkan penghasilan karya-karya, yang akan dikenang sepanjang zaman termasuk hasil tulisan ilmiah.
b). ManfaatPenelitianAkademis
Manfaat penelitian akademis yang diperoleh dari penelitian dan penulisan skripsi ini adalah:
Ø  Metode bagi ilmu pengetahuan yang dapat memberikan sumbangan pemikiran ilmu sejarah terlebih khusus sejarah perkembangansosial Papua yang di kotribusi oleh Masyarakatpegunungan bintang
Ø  Dapat memberikan suatu pengetuan bagi peneliti peneliti selanjutnya.
Ø  Diharapkan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan referensi bagi penulisan selanjutnya dalam mengkaji yang relevan mengenai sejarah perkembangansosialdankebudayaan selanjutnya.
B.     TinjauanPustaka


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar